“Sebuah novel pertama yang sangat indah yang sekaligus merupakan misteri pembunuhan, narasi pendewasaan, dan perayaan alam.... Owens di sini mensurvei tanah rawa yang sunyi di pantai Carolina Utara melalui mata seorang anak yang ditinggalkan. Dan dalam isolasinya, anak itu membuat kita membuka mata kita sendiri terhadap keajaiban rahasia—dan bahaya—dari dunia pribadinya.”—The New York Times Book Review
“Tenggelam dalam ritme dan bayang-bayang rawa pesisir Outer Banks Carolina Utara, novel yang garang dan indah ini berpusat pada... kisah memilukan Kya tentang belajar mempercayai hubungan manusia, terjalin dengan misteri pembunuhan yang mencengkeram, mengungkapkan kebenaran yang kejam. Sebuah debut yang mencengangkan.”—People
“Misteri yang subur ini sangat cocok untuk penggemar Barbara Kingsolver.”—Bustle
“Sebuah novel debut yang subur, Owens menyajikan misterinya dibalut dalam prosa liris yang indah. Jelas dia berasal dari tempat ini—tanah pesisir selatan, tetapi juga medan emosional—Anda dapat merasakannya di halaman-halamannya. Pencapaian luar biasa, ambisius, kredibel, dan sangat tepat waktu.”—Alexandra Fuller, penulis terlaris New York Times dari Don’t Let’s Go to the Dogs Tonight
“Menyayat hati... Eksplorasi segar tentang isolasi dan alam dari perspektif perempuan bersama dengan kisah cinta yang memikat.”—Entertainment Weekly
“Novel luar biasa ini memiliki sedikit dari segalanya—misteri, romansa, dan karakter yang menarik, semuanya diceritakan dalam sebuah kisah yang terjadi di Carolina Utara.”—Nicholas Sparks, penulis terlaris New York Times dari Every Breath
“Novel indah Delia Owen adalah kisah pendewasaan dan misteri whodunit yang mengasyikkan.”—Real Simple
“Evokatif... Kya menjadi pahlawan wanita yang tak terlupakan.”—Publishers Weekly
“Novel Selatan Baru... Sebuah debut liris.”—Southern Living
“Romansa yang dipenuhi alam dengan kejutan yang mematikan.”—Refinery29
“Siapa pun yang menyukai The Great Alone pasti ingin membaca Where the Crawdads Sing.... Debut yang mencengangkan ini adalah novel yang indah dan menghantui yang memberikan pukulan kuat. Ini novel pertama dalam waktu lama yang membuat saya menangis.”—Kristin Hannah, penulis The Great Alone dan The Nightingale
“Kisah pendewasaan sekaligus catatan misterius tentang penyelidikan pembunuhan yang diceritakan dari perspektif seorang gadis muda... Melalui kisah Kya, Owens mengeksplorasi bagaimana isolasi mempengaruhi perilaku manusia, dan efek mendalam yang dapat ditimbulkan oleh penolakan dalam hidup kita.”—Vanity Fair
“Liris... Daya tariknya muncul dari hubungan mendalam Kya dengan tempat tinggalnya, dan dengan semua makhluk di dalamnya.”—Booklist
“Novel yang indah dan evokatif ini kemungkinan besar akan tinggal bersama Anda selama berhari-hari setelahnya.... memikat.”—AARP
“Kisah yang menghantui ini memikat baik karena elemen drama kriminalnya maupun karena kemanusiaan di intinya.” —Mystery & Suspense Magazine
“Menarik, orisinal... Sebuah misteri, drama ruang sidang, romansa, dan kisah pendewasaan, Where the Crawdads Sing adalah kisah yang mengharukan dan indah. Pembaca akan mengingat Kya untuk waktu yang sangat lama.”—ShelfAwareness
“Dengan prosa yang bercahaya seperti bulan di dataran rendah, Owens merajut kisah menarik tentang seorang gadis yang terlupakan di rawa pesisir Carolina Utara yang tak kenal ampun. Ini adalah misteri pembunuhan/kisah cinta/drama ruang sidang yang akan disukai pembaca, tetapi novel ini menggali jauh lebih dalam ke tulang dan urat dari sifat alami kita, mengajukan pertanyaan yang seringkali tidak terjawab, tua dan sulit dipecahkan seperti rawa itu sendiri. Debut yang menakjubkan!”—Christopher Scotton, penulis The Secret Wisdom of the Earth
“Misteri yang memikat dengan prosa yang begitu bercahaya hingga dapat menembus lumpur pluff yang paling keruh.”—Augusta Chronicle
“Membawa ritme balada masa lalu. Jelas Owens mengenal tanah ini secara intim, dari lumpur hitam yang menghisap langkah kaki hingga rasa air asin dan teriakan burung camar.”—David Joy, penulis The Line That Held Us
Balas Komentar